SD  

Dokumen Bongkar Penggunaan Tabungan Siswa SDN Setia Mekar 06: Dana Dipakai Biayai Kebutuhan Kepala Sekolah, Guru, Wali Kelas hingga Operasional Sekolah

PublikasiPendidikan.com-Kabupaten Bekasi

Dokumen yang diterima PublikasiPendidikan.com melalui surat elektronik (e-mail) pada Rabu, 15 Juli 2026, mengungkap rincian penggunaan dana tabungan peserta didik di SDN Setia Mekar 06, Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan dokumen tersebut, dana yang dihimpun dari tabungan siswa sebesar Rp20.000 per bulan diduga digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan sekolah, alih-alih dikembalikan kepada para penabung.

Dokumen tersebut memuat sejumlah rincian pengeluaran, di antaranya pembayaran foto dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) sebesar Rp1.150.000, gift wali kelas Rp525.000, souvenir guru Rp350.000, pembelian medali Rp540.000, pelunasan NISN Rp350.000, gift kepala sekolah Rp100.000, sarapan guru Rp100.000, serta berbagai pengeluaran lain yang tercantum dalam dokumen tersebut.

Sumber yang mengetahui persoalan ini dan meminta identitasnya dirahasiakan menyebut pengumpulan maupun penggunaan dana tabungan tersebut diduga dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan koordinator kelas pada masing-masing rombongan belajar (rombel) bersama wali kelas.

Akibat penggunaan dana tabungan tersebut, sejumlah wali murid mengaku mengalami kerugian karena dana yang selama ini disetorkan tidak diterima kembali sebagaimana yang mereka harapkan. Mereka meminta adanya penjelasan secara terbuka mengenai dasar kebijakan penggunaan dana tabungan siswa beserta pertanggungjawaban pengelolaannya.

Untuk memperoleh penjelasan dan memenuhi asas keberimbangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, redaksi telah melayangkan surat permohonan konfirmasi Nomor 091/Konfirmasi/Red-PP/VII/2026 kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SDN Setia Mekar 06, Nurhayati, S.Pd.

Saat wartawan mendatangi SDN Setia Mekar 06 pada Kamis, 23 Juli 2026, Plt. Kepala Sekolah tidak berada di tempat. Seorang guru yang memperkenalkan diri bernama Tuti mengatakan bahwa yang bersangkutan sedang mengajar di sekolah lain.
“Ibu sedang mengajar di sekolah lain,” ujar Tuti kepada wartawan.
(Herri M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *