PublikasiPendidikan.com | BEKASI — Lampu panggung menyala. Musik mengalun. Ratusan orang berkumpul di Distrik 1 Meikarta, Kabupaten Bekasi, Sabtu malam, 29 Agustus 2026.
Di tengah keberagaman yang hadir, malam itu bukan sekadar tentang konser musik.
Ada pesan yang ingin disampaikan: perbedaan agama tidak harus menjadi jarak.
Pesan tersebut dikemas melalui konser harmoni Nusantara bertajuk “You Are The Light — Kamu Adalah Terang” yang digelar New Creation Community Indonesia (NCCI) bersama DPC GAMKI Kabupaten Bekasi. Lebih dari 500 orang hadir menyaksikan rangkaian kegiatan yang diawali dengan Worship Night, kemudian dilanjutkan dengan penampilan musik dan doa bersama lintas agama.
Warga Meikarta dan para pengunjung turut menikmati rangkaian acara yang berlangsung hingga malam.
Sejumlah tokoh lintas agama dan organisasi hadir. Ketua FKUB Kabupaten Bekasi KH Soleh Jaelani bersama Sekretaris FKUB Ustad Habibi Somad dan jajaran pengurus FKUB berada di tengah para undangan.
Hadir pula pengurus PEWARNA Indonesia, perwakilan PGI dan PGPI, pimpinan gereja, Kesbangpol, Karang Taruna, Pemuda Muhammadiyah serta berbagai organisasi lainnya.
Mewakili Bupati Bekasi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Bekasi Drs. H. Hudaya, M.Si., turut hadir memberikan sambutan.
Bagi Ketua FKUB Kabupaten Bekasi KH Soleh Jaelani, kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar hiburan.
Menurutnya, perjumpaan masyarakat lintas agama melalui kegiatan bersama merupakan bagian dari proses membangun kehidupan yang harmonis.
Ia memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan tersebut dan melihatnya sebagai bagian dari upaya menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Bekasi.
Panggung malam itu kemudian menjadi ruang bagi keberagaman untuk tampil bersama.
Paduan suara dari GKI Cikarang tampil mengisi acara. Disusul paduan suara GBKP Cikarang, yang telah beberapa kali meraih prestasi dalam perlombaan paduan suara di Jawa Barat.
Penampilan solo juga turut menghidupkan suasana.
Namun, pesan utama malam itu tidak hanya datang melalui musik.
Pada sesi doa bersama, perwakilan dari berbagai agama berdiri dalam satu rangkaian acara. Masing-masing membawa doa dan harapan dari tradisi keimanannya, tetapi bertemu pada satu tujuan yang sama: kedamaian dan keharmonisan.
Ketua Panitia, Okgut Hartanto, S.E., bersama Pembina Acara yang juga Gembala NCCI, Pdt. Lucky M.K., serta Ketua DPC GAMKI Kabupaten Bekasi Amy Oktavia, menjadi bagian dari penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Bagi GAMKI Kabupaten Bekasi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan ruang perjumpaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar keberagaman tidak hanya dibicarakan, tetapi dirasakan melalui kebersamaan.
Lebih dari 500 orang yang hadir malam itu menjadi gambaran bahwa masyarakat masih membutuhkan ruang untuk bertemu.
Ruang untuk bernyanyi bersama.
Ruang untuk berdoa.
Dan terutama, ruang untuk saling mengenal.
Dari Meikarta, pesan itu kemudian dibawa pulang: bahwa menjadi “terang” tidak harus dilakukan sendirian. Di tengah keberagaman, setiap orang dapat menjadi bagian dari cahaya yang menerangi kehidupan bersama.
Penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat terus berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan indeks kerukunan umat beragama, khususnya di Kabupaten Bekasi dan Indonesia pada umumnya.


