UMUM  

Diduga Anggaran Publikasi Untuk Media Sebesar Tuju(7) juta Perkampung Jadi Ajang Korupsi Oleh Oknum Ketua APDESI Kecamatan

 

Publikasipendidikan,com.Tulangbawang lampung Beberapa hari yang lalu ada pembangiaan anggara publikasi untuk media yang yang dana nya berasal dari anggaran dana (DD) pembagian dana tersebut Yang di laksanakan Hari Kamis 27/03/2024. Di balai kampung Purwajaya. Kecamatan Banjar Margo. Kabupaten Tulang Bawang. Provinsi Lampung.

Dalam hal pembagian dana publikasi tersebut yang di hadiri oleh 10 kepala kampung yang terdiri dari keanggotaan ABDESI kecamatan yang diketuai oleh Bpk Egyf Yang selaku ketua pengurus APDESI kecamatan Banjar Margo.

Menurut salah satu sumber yang kami dapat kan dari sekretaris porum ppwi Tulangbawang menjelaskan bahwa anggaran tersebut di bagikan langsung oleh salah satu wartawan elektronik TV Nasional yang bernama inisial MT dibagikan dibalai kantor kepala kampung Purwa jaya anggaran tersebut hanya Rp. 34.500.000.(tiga puluh empat juta lima ratus ribu) saja untuk 140 media onlene dan LSM.

Dan menurut keterangan sumber yang kami himpun ini dari saudara kompriyadi selaku salah satu sekretaris organisasi forum PPWI semua yang hadir 140 orang yang terdiri dari beberapa kalangan media dan lembaga (LSM) dana publikasi yang di bagikan kepada per orangan hanya mendapat sebesar Rp 200 ribu saja dengan nominal sebesar 7 (tujuh juta) Perkampung dikalikan 10 sepuluh kampung berapa jumlah dana tersebut maka dengan ini lah dana yang terbilang 70 juta dan kata nya hanya ada (34,500.000) tiga puluh empat juta lima ratus ribu rupiah ini pun masih ada sisa nya kalau hanya yang dibagikan kepada 140 orang kepada awak jurnalis dan lembaga yang hadir pada waktu acara pembagian dana tersebut kata kompriyadi.

Dengan impormasi dan keterangan sumber dari sekretaris organisasi forum PPWI di atas yaitu kompriyadi kuat dugaan dana tersebut ada yang di Seleweng dan dikorupsi oleh oknum porum APDESI kecamatan tersebut dengan jumlah nominal yang tidak sesuai.

Saya atas nama (Adirahman) kaperwil di wilayah propinsi lampung yaitu media publikasipendidikan dengan ada nya impormasi menekan yang saya dapat dari sedulur kita kompriyadi menekan kan dan meminta supaya instansi terkait dan APH yang ada di kabupaten tulang bawang Lampung agar kira nya bersama sama untuk bisa membantu kami dalam menjalan kan tugas jurnalis mari kita sama sama memberantas koruptor kuruptor yang sudah merajalela di kabupaten tulang bawang ini contoh nya saja uang kami saja yang bantuan untuk media yang dibatu oleh pemerintah masih saja disunat oleh kepala kampung itu jelas jelas hak kami selaku media.

Dalam hal ini dana publikasi yang untuk media onlene,media cetak, dan elektronik. Yang dibagikan sama rekan kami yang nama nya saudara Dedi katanya salah satu jurnalis elektronik dana tersebut hanya 28 juta saja kalo hanya yang mendapat kan 140 orang jurnalis kenapa cuma hanya 28 saja karna satu orang jurnalis hanya mendapat kan 200 dua ratus ribu saja dikalikan 140 orang maka sama dengan 28 juta saja jumlah nya bosku????

???? Jadi sisa nya dikemanakan dari 10 kampung kalou dikalikan 7 (tujuh juta)Perkampung maka jumlah nya (70) juta bosku dan yang dibagikan hanya (28) juta saja berarti sisa banyak dana tersebut dan sisa nya itu tidak jelas kan….??????

Sempet juga dikofermasi kepada 10 kepala kampung yang hadir diacara pembagian dana 200 ribu oleh saudara kompriyadi saat menghadiri acara pembagian dana tersebut tapi semua kepala kampung tidak menjawab (bumkam) saat menanyakan tentang sisa dana publikasi tersebut malahan lain yang ditanya lain yang menjawab menurut hasil rekaman yang kami dengar waktu acara berlangsung dibalai kampung Purwa jaya beberapa hari lalu.

Kompriyadi juga meminta selaku sumber agar kiranya supaya semua media yang ada ditulang bawang Lampung untuk bersatu supaya kita jangan sapay diperdaya oleh oknum oknum pejabat publik jangan biar kan pejabat publik lakukan kejahatan yang akan makan uang kita atau uang rakyat mari satukan barisan kita untuk menyerang koruptor yang ada dibumi indonesia ini kawan kawan ,pungkas kopriyadi.(Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *