UMUM  

Camat Pendopo Dodi Suhendra,S,.KM adakan Shalat Istisqa’ untuk atasi Kekeringan dan Karhutla

PublikasiPendidikan.com | Empat lawang sumsel, bapak camat pendopo Dodi Suhendra,S,.KM mengimbau seluruh umat Islam di Indonesia masyarakat pendopo khususnya untuk menggelar shalat Istisqa’ guna memohon diturunkannya hujan oleh Allah SWT.

Hal ini diharapkan dapat menyudahi bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang sejumlah wilayah di Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan langsung selaku camat pendopo Dodi Suhendra di lapangan SMKN 2 empat lawang Sumsel pada jam 7:30 sampai dengan selesai oleh , pada jumat (18/9/2026).

Acara di imami langsung oleh kepala KUA kecamatan pendopo ,
“Kemarau dan Kekeringan melanda kita bahkan kebakaran Karhutla masih terus terjadi, mari doakan mudah-mudahan segera turun hujan di Indonesia di tempat-tempat kemarau dan kebakaran. Bahkan kami mengajak umat untukk shalat Istisqa’ (minta hujan),” ujanya

Menurutnya, shalat Istisqa’ merupakan bentuk ikhtiar spiritual dan kepasrahan diri seorang hamba kepada Allah SWT saat menghadapi musibah kekeringan yang berkepanjangan.

Selain usaha teknis dan fisik yang dilakukan oleh pemerintah serta petugas pemadam kebakaran di lapangan, doa bersama dinilai menjadi dorongan moral dan spiritual yang sangat penting.

Fenomena kemarau panjang tahun ini telah memicu krisis air bersih di kawasan pemukiman warga serta memperluas titik api (hotspot) di sejumlah kawasan hutan Indonesia.

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat akibat paparan asap karhutla.

Camat pendopo berharap pengurus masjid, lembaga keagamaan, serta masyarakat luas di wilayah yang terdampak dapat segera mengoordinasikan pelaksanaan shalat Istisqa’ secara berjamaah.

Kepala sekolah SMKN 2 kabupaten empat lawang Sumsel Bapak Mashun,S.Ag,.M.Pd mengucapkan terimakasih kepada bapak camat pendopo beserta jajaran ,kelurahan pendopo,kapolsek pendopo ,Danramil , kelurahan beruge Ilir dan kelurahan pagar tengah dan RT RW sekecamatan pendopo, pemangku adat desa nanjungan dan masyarakat sekitar.ujar kepala sekolah

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *