PublikasiPendidikan.com | BATURADEN, 21 Juni 2026 – Penangkaran Murai Bekasi Raya (PMBR) melaksanakan kegiatan pelepasan puluhan burung endemik Indonesia di Taman Burung Baturaden Kopi Go Camping Area, milik Sinaga Wiyogo atau yang akrab disapa Pak Ahay. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian Family Gathering PMBR Baturaden 2026.
Kegiatan pelepasan ini dipimpin langsung oleh Penasihat PMBR, Laksamana Pertama TNI Elka Setyawan, M. Han. Burung yang dilepas terdiri dari berbagai jenis, yaitu:
– Cucak Jenggot Mini (Yuhina everetti)
– Prenjak (Orthotomus ruficeps)
– Cipoh / Sirtu (Aegithina tiphia)
– Trucukan (Pycnonotus goiavier)
Sebagai pemilik lokasi, Pak Ahay menyambut dengan antusias dan memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah konservasi ini. Ia menjelaskan bahwa kawasan ini telah disiapkan secara khusus: “Saya sudah menanam pohon cery, matoa, pisang, dan tanaman lainnya. Selain menjadi makanan bagi lutung dan satwa lain, buah-buahan ini juga menjadi sumber pakan alami burung. Sisa buah yang jatuh ke tanah akan menyuburkan tanah, memunculkan cacing dan serangga yang menjadi makanan burung pemakan serangga,” ungkapnya.
PMBR, sebagai organisasi penangkaran burung asal Bekasi, Jawa Barat, memiliki visi menjaga kelestarian burung murai dan burung endemik lainnya, sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan alam dan pertanian yang terpadu.
Acara ini turut mendapat dukungan sponsor dari Coca-Cola serta Pak Pujiono, Direktur PT. Filtech. Kegiatan ini tidak hanya mempererat kebersamaan antar anggota dalam ajang family gathering, tetapi juga menjadi bukti nyata kontribusi nyata masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan melestarikan kekayaan fauna asli Indonesia.


